sila klik sini

Thursday, 21 May 2015

MALAIKAT PELINDUNG


Assalamualaikum dunia dan salam sejaterah....


Semalam kan akak dah janji nak buat n3 pasal dialog antara roh bayi dan Tuhan...hari ni akak kotakan janji tu untuk n3 kan cerita ni....akak copy dari blog kumpulan buku motivasi....mohon akak share di sini ye....dialog ni amat meruntun hati wanita akak....setiap kali baca maka setiap kali tu la akak menangis tanpa sedar....bertapa tingginye Allah mengangkat darjat "seorng ibu".....

Wahai semua IBU diluar sana jangan la kau sia2 kan anak yg lahir dari rahim mu itu....sayangi dan belai la mereka selayaknye...jangan dibunuh...dibuang dan  dianiaya...mereka pon takut mahu lahir ke dunia yg kejam ini....sayangi mereka kerana sesungguhnye mereka tak berdaya.... :'(










Suatu ketika ada seorang bayi yang siap untuk dilahirkan. Maka ia bertanya kepada Tuhan, “Ya Tuhan, engkau akan mengirimkan aku ke bumi. Tapi aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungiku disana?”


Tuhanpun menjawab, “Diantara semua malaikat-Ku, Aku akan memilih seseorang yang khusus untukmu, dia akan merawat dan mengasihimu.” Si kecil bertanya lagi, “Tapi disini disurga ini aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi. Semua itu sudah cukup untuk membuatku bahagia.” Tuhanpun menjawab, “Tak apa, Malaikatmu itu akan selalu menyenandungkan lagu untukmu dan dia akan membuatmu tersenyum setiap hari. Kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang, dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia.” 



Namun Si kecil bertanya lagi, “Bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa yang mereka pakai?
Tuhanpun menjawab, “Malaikatmu itu akan membisikkanmu kata-kata yang indah, dia akan selalu sabar berada disampingmu. Dan dengan kasihnya dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia. Si kecil bertanya lagi, “Lalu bagaimana jika aku ingin berbicara padamu Ya Tuhan?”

Tuhanpun kembali menjawab, “Malaikatmu itu akan membimbingmu, dia akan menengadahkan tangannya bersamamu dan mengajarkanmu untuk berdo’a.” Lagi-lagi Si kecil menyelidik, “Namun aku mendengar disana banyak sekali orang jahat, siapakah nanti yang akan melindungiku?”

Tuhanpun menjawab, “Tenang, malaikatmu akan terus melindungimu walaupun nyawa yang menjadi taruhannya. Dia sering akan melupakan kepentingannya sendiri untuk keselamatanmu.” Namun Sikecil kini malah menjadi sedih, “Tuhan tentu aku akan menjadi sedih jika tak melihat-Mu lagi.”

Tuhan menjawab lagi, “Malaikatmu akan selalu mengajarkan keagungan-Ku, dan dia akan mendidikmu bagaimana agar selalu patuh dan taat kepada-Ku. Dia akan selalu membimbingmu untuk selalu mengingat-Ku. Walau begitu aku akan selalu ada disisimu.”

Hening. Kedamaianpun kembali menerpa surga. Suara-suara panggilan dari bumi mulai sayup-sayup terdengar. “Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang, tolong sebutkan nama dari malaikat pelingdungku itu…”

Tuhan kembali menjawab, “Nama malaikatmu itu tak begitu penting… Hanya saja kamu akan sering menyebutnya dengan panggilan: IBU…”



Sedihkan...sape baca tak sedih tu mesti ada something 's wrong somewhere.....tapi mase zaman akak anak dara dulu pon tak sensitif sangat, bila dah ada anak je akak mula feling lebih dik non....lagi satu ni n3 terakhir akak untuk minggu ni ye...esok akak nak ke keyyyelll ada jemputan kawen, lepak hotel Jamaliah (rumah kak ngah) satu malam, ahad balik melaka  semula....inshaa Allah isnin jumpe lagi kalau dipanjangkan umur......bobbyeeee





2 comments:

  1. ibu ibu ibu engkaulah ratu hati ku :-))

    ReplyDelete
    Replies
    1. sam la dengan akak yan...ibu akak pon ratu hati gak....sayang makkkk!!!

      Delete